![]() |
| Damianus Yordan, mantan pelatih dari Marangin Marbun mengatakan, anak asuhnya dengan Barita Lumban Gaol masih ada hubungan keluarga. |
JAKARTA - Damianus Yordan, mantan pelatih dari Marangin Marbun mengatakan, anak asuhnya dengan Barita Lumban Gaol masih ada hubungan keluarga.
“Maringin itu abangnya Barita. Mereka itu ke mana-mana berdua,” kata Damianus saat dihubungi, Sabtu (30/11/2013).
Marangin Marbun bersama dengan Barita Lumban Gaol pernah mengikuti latihan tinju di Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Selama berada di sasana itu, Marangin merupakan sparing partner juara dunia kelas ringan versi badan tinju IBO, Daud Yordan. Damianus merupakan pelatih sekaligus kakak dari Daud Yordan.
“Orangnya baik semua. Aku menangani mereka selama empat tahun, jadi tahu kebiasaan mereka. Kami pernah makan, minum, tinggal, dan latihan bersama,” ujar Damianus.
Polisi telah memastikan Marangin Marbun melakukan tindak kriminal bersama dengan teman yang juga berprofesi sebagai petinju.
"Adapun pelaku yang berhasil ditangkap namanya Barita Lumban Gaol (24), pekerjaannya petinju," kata Kombes Pol Rikwanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, lewat pesan singkatnya kepada tribunnews.com, Sabtu (30/11/2013).
Rikwanto mengatakan, saat ini kepolisian masih memeriksa Barita secara intensif. "Saat ini pelaku ditahan Polsek Cipondoh," ucapnya.
Seperti diketahui, mantan petinju nasional tewas ditembak polisi saat akan merampok sepeda motor. di Jalan Hasim Ashari, Gang Jambu, Kelurahan Kenanga, Cipondok, pada Sabtu (30/11/2013) sekitar pukul 02.00 WIB.
Jenazah Petinju Maringin Marbun Diterbangkan ke Medan
Jakarta - Setelah melakukan autopsi di RS Polri, pihak kepolisian memulangkan jenazah mantan petinju Maringin Marbun-yang diduga terlibat dalam upaya perampasan motor di Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (30/11) dini hari kemarin.
"Tersangka yang tertembak sudah dibawa ke Medan kemarin siang untuk dimakamkan di sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (2/12/2013).
Sementara itu, lanjut Rikwanto, tersangka Barita Marbun masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Tangerang. Ia dijerat dengan pasal percobaan 365 KUHP dan 170 KUHP tentang pengeroyokan.
Maringin ditembak polisi yang tengah melakukan patroli pada Sabtu (30/11) dini hari lalu. Dua anggota patroli yang saat itu melintas di Jalan KH Haysim Azhari, melihat dua orang tengah menganiaya korban bernama Marjaya (25), yang diduga hendak merampas motor.
Melihat hal itu, anggota patroli kemudian mencoba memperingatkan dua pelaku yang belakangan diketahui bernama Maringin Marbun dan Barita Marbun, untuk menyerahkan diri. Namun, keduanya tidak mengindahkan peringatan polisi, dan malah mencoba menabrakkan motor yang ditumpanginya ke arah polisi.
Hingga akhirnya polisi melepaskan tembakan peringatan sebanyak dua kali ke udara. Tembakan peringatan masih tidak diindahkan, hingga akhirnya polisi melakukan tembakan terarah. Satu tembakan mengenai leher Maringin, hingga akhirnya motornya ambruk. Kemudian Barita pun berhasil diamankan polisi.
Sementara itu, menurut keterangan korban ke polisi, ia mengaku hendak pulang saat motornya dijegal Maringin dan Barita. Korban ditendang motornya hingga akhirnya terjatuh. Setelah itu, tersangka kemudian mengeroyok korban hingga akhirnya korban berteriak meminta tolong warga. Saat berteriak inilah, anggota Patroli Polsek Cipondoh melintas dan memergoki aksi percobaan perampasan motor oleh Maringin.
sumber : detik


